Ini kakiku – mana celanamu?

Ya. Ini kakiku sendiri. Ini sandalku sendiri. Dan ini adalah langkahku sendiri.

Seharusnya aku bebas menentukan kemana kakiku melangkah. Seharusnya tidak ada batasan ke mana kaki kan membawaku. Selama aku suka, ke sana aku menuju. Selama aku bahagia – tak seharusnya ada yang memberangus tujuanku.

Seharusnya …

Tetapi engkau malah sibuk memanggilku. Berlari mengejarku. Erat memegang lenganku. Kuat menahan langkahku. Sambil berteriak-teriak untuk menunggu.

Tak sabar aku menoleh. Melihatmu. Memandang tanganmu yang mencengkeramku. Dengan tak sabar menyemburkan pertanyaan sambil menahan rasa tak menentu.

“KENAPA SIH?!!”

“Kamu lupa memakai celanamu.”

Gambar diambil dari :  http://www.gettyimages.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s