Bisa karena kepepet

Ungkapan yang  sudah umum kita dengar adalah, alah bisa karena biasa. Sesuatu yang biasa dikerjakan – pasti lama-lama bisa.  Tapi hari ini saya mendapat pelajaran baru. Bisa karena kepepet.

Kalau ada masalah atau gangguan telepon, biasanya tugas saya mencari di mana masalahnya. Apakah dari line Telkom atau masalah ada di PABX kami. Kalau masalahnya sudah ditemukan, kami berbagi tugas untuk mengerjakan perbaikannya.

Entah bagaimana awal mulanya, saya kebagian mengerjakan secara software – merubah program di PABX , menentukan port yang akan digunakan dan mendokumentasikannya – sedangkan rekan kerja saya di kantor yang akan mengerjakan hardware – kabel dan pernak-perniknya, termasuk ‘operasi’ di  MDF box.  Pembagian tugas itu sampai saat ini tidak pernah ada masalah. Lancar – lancar saja.

Sampai hari ini.

Ketika ada gangguan di salah satu call center kami, kebetulan rekan kerja saya sedang ada keperluan di luar kantor. Sedangkan perbaikan masalah tidak bisa menunggu lagi, mengingat fasilitas yang bermasalah itu dipakai oleh seluruh member dari seluruh Indonesia.

Begitulah. Saya memberanikan diri untuk ngoprek kabel – bagian pekerjaan yang biasanya saya tidak ikut-ikutan. Dinginnya ruang server malah membuat saya semakin grogi. Salah sedikit dengan kabel yang sekian banyak itu, alih-alih menyelesaikan masalah, bisa-bisa saya malah menambah masalah.

Hampir 30 menit saya mengerjakan pemindahan line ke klem yang baru – termasuk memastikan sambungan bisa diteruskan ke device yang seharusnya.

Hasilnya?

Tidak sia-sia saya memaksakan diri dalam keadaan kepepet. Semua berjalan normal kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s