Mantan pacar

Suara meongan kucing yang gak jelas yang aku jadikan ringtone hapeku – melengking tanpa ampun dan menyeretku dari lamunan yang gak jelas juga siang itu.

Istriku.

“Mas, aku boleh gak – ikut jadi panitia reuni SMA?” Aku mendengar suara – suara agak berisik di latar belakangnya. Apakah istriku lagi di pasar?

“Ikut aja. Siapa tahu ada teman-teman lamamu yang bisa diajak ngembangin bisnis. Ngomong-ngomong, kamu lagi di mana?”  Aku bergegas bangun menuju kulkas di kamar hotel itu. Haus ….

“Lagi di Dapur Sunda. Diajak makan siang sama mereka. Tapi salah satu panitianya adalah mantanku. Gpp?”

Tanganku yang sedang meraih botol minuman langsung terhenti. Mantan?

“Mantanmu yang mana?” Setahuku, pada waktu SMA pacarnya cukup banyak.

Aku mengurungkan niat untuk mengambil minuman dan langsung menuju jendela kamar. Aku memandang keluar. Dari lantai 15 hotel ini, kota Jakarta siang itu terlihat cerah. Mungkin secerah hatiku.

“Mantan waktu SMAlah. Itu …. yang anak band. Sekarang sih dia sudah nikah. Gimana? Boleh?” Aku mendengar suara tertawa ramai. Mungkin teman-temannya.

Aku tidak langsung menjawab. Aku berdiri dan meraih handuk di atas kursi.

“Kok diam? Kamu keberatan?” Ah mulai kapan aku keberatan dengan apa yang dilakukannya?

“Bukan. Bukan ga’ boleh. Atau keberatan. Hanya saja – menurutku, kalau salah satu panitia adalah mantan pacar kamu – takutnya nanti setelah reunian, lalu janjian ketemu. Lalu janjian makan. Lalu … lalu …. ”

“Ya enggaklah.” istriku memotong cepat. “Gila kali. Tapi kalau memang menurut kamu gitu, ya sudah. Aku anggap kamu gak mengijinkan aku jadi panitia.”

Aku tidak menjawab. Kurebahkan badanku dan memandang langit-langit kamar. Ada cecak yang berlari mengejar sesuatu. Nyamuk? Entahlah.

“Tapi aku masih boleh datang ke acara reuninya kan? Kamu mau ikut kan?”

Aku tidak sempat menjawab pertanyaan istriku.

Pintu kamar mandi terbuka. Anita - mantan pacar yang kutemui pada acara reuni sekolah yang diadakan bulan kemarin –  keluar dengan rambut basah dengan hanya berbalut handuk.

8 thoughts on “Mantan pacar”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s