Naik kereta api ……. tut … tut … tut

enak banget ....Sebenarnya judul di atas tidak sepenuhnya tepat, karena saya bukan naik kereta api – tetapi naik KRL. Dan keretanyapun tidak berbunyi tut … tut … tut. Dan kebetulan yang ingin saya ceritakan ini adalah KRL Express yang berjalan dengan sangat cepat. Tidak berhenti sama sekali dari stasiun awal berangkat sampai sampai stasiun tujuan.

Lhooo … bukannya selama ini KRL Express memang begitu?

***

Dengan terburu-buru saya meninggalkan kantor di jalan Proklamasi sekitar jam 18:27. Wah .. dah kebayang bakalan ditinggal Eko AC yang jalan jam 18:30 ~ kalo gak salah. Berjalan sambil setengah berlari, saya menyusuri arah balik proklamasi ke arah toko buku Immnauel. Langsung melompat ke ojek yang kebetulan ada si situ. Tancap gas ke arah stasiun Manggarai.  Yang tancap gas sih abang ojeknya – saya cuma ikut dibelakangnya saja.

Sampai stasiun Manggarai, terlihat ‘tumpukan‘ penumpang. Sepertinya ada ‘sesuatu‘ yang terjadi. Mungkin gangguan sinyal seperti biasa. Belum sempet nanya-nanya ke orang-orang yang ada di situ, diumumkan bahwa akan masuk di jalur 5, kereta express akan mengakhiri perjalannya hanya sampai stasiun Manggarai dan akan kembali ke Dipo. Wah .. lumayan nih. Bisa ikut kereta ini – biasanya orang nyebutnya kereta balik.

Bersama beberapa penumpang, saya ikut menyerbu kereta ini begitu pintunya terbuka. Langsung duduk manis di bangku yang memang kosong. Baru mau ambil koran, tiba-tiba penumpangnya serentak berdiri sambil meneriakkan huuuu….. panjang, lalu keluar dari gerbong. Setengah tidak mengerti apa yang terjadi, saya ikutan keluar.

Saya sempatkan bertanya pada bapak yang tadi duduk di sebelah saya. Keretanya mo balik ke Dipo Bukit Duri, jawabnya singkat. Ah masa sih? Setahu saya kalau kereta express baliknya ke dipo Depok. Penasaran, saya langsung menuju rangkaian paling depan untuk mencoba mencari informasi yang akurat mengenai tujuan kereta balik ini.

Ternyata, sudah ada beberapa orang yang juga menuju ke depan. Saya perkirakan, pasti dia juga akan menanyakan hal yang sama. Jadi saya berjalan pelan sambil mengharapkan bisa mendapatkan informasi dari dia.

Benar saja. Orang tersebut lalu berteriak kepada kami – tentu saja setelah dia bertanya kepada seseorang di ruang masinis – bahwa kereta akan balik menuju dipo Depok. Saya mengikuti beberapa orang yang langsung masuk kembali ke rangkaian. Duduk manis di gerbong khusus wanita (paling depan) yang terisi hanya separonya saja.

Begitulah, saya akhirnya sore itu, pulang denga menggunakan KRL Express dari Manggarai 1). Hasilnya? Dari kantor di proklamasi jam18:27 – jalan kaki ke immanuel lalu dilanjutkan ke sta. manggarai – melaju naik kereta menuju Depok,  jam 19:05 sudah turun di stasiun Depok. Ambil motor – melanutkan perjalanan melalui Perumahan GDC (Grand Depok City) atau yang dulu lebih dikelnal dengan perumahan Kota Kembang, saya sudah tiba di rumah jam 19:30.

Waaah … Coba tiap hari bisa begini.

1) kereta espress tidak berhenti di Manggarai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s