Kalau mau naik – naik aja!

sumber image : http://www.majalahpeluangbisnis.com/bisnis-jasa-penitipan-sepeda-motor.htmlKayaknya udah lama beredar kabar tarif kereta bakalan naik. Dari yang saya tangkap – kenaikan juga akan diterapkan untuk KRL. Tapi entah kenapa, setelah sekian lama, tidak ada lagi kejelasan jadi naik atau tidak.

Ketidakjelasan ini juga terjadi pada penerapan e-tikecting. Bahkan sejak bulan Oktober (CMIIW), tiket abudemen untuk Express ditiadakan sebagai salah satu akibat dari akan diberlakukannya e-tikecting. Bulan Oktober berlalu. Bahkan sekarang sudah memasuki tahun baru. Pemberlakuan e-tikecting masih belum jelas juga, walaupun ‘alat’nya sudah terpasang lama.

Dan hari ini, ada kabar bahwa tiket KRL Ekonomi (AC & Non AC) akan naik mulai tgl 8 Januari nanti. Saya tidak tahu – kalau memang akan naik per tanggal 8 – bagaimana dengan tiket abudemen yang sudah dibeli sejak awal bulan kemarin. Apakah akan terus berlaku atau pemegang KTB harus menambah uang sesuai selisih kenaikannya? Serba tidak jelas.

Sama tidak jelasnya dengan peristiwa hari ini. Ada rangkaian KRL yang ‘gagal-jantung’ (saya dapat istilah ini dari salah satu pages FB, di jalur antara Citayam – Bojonggede. Padahal selama akhir tahun kemarin katanya sudah ada pemeriksaan besar-besaran untuk seluruh rangkaian. Bahkan proses pemeriksaan dan perawatan itu sempat membuat banyak jadwal perjalanan KRL dibatalkan. Jadi seharusnya di tahun baru ini sudah tidak ada lagi rangkaian yang sakit.

Entahlah.

Tiba-tiba saya teringat dengan tempat penitipan motor yang selalu saya pergunakan. Awal tahun ini (tgl 3 kemarin tepatnya), ketika saya pulang kerja dan sedang antri untuk mengambil motor, penjaganya bilang ke orang di depan saya. “Pak, naik 3 ribu sekarang”. HAH?

Naik dari 2 rb menjadi 3 rb? Begitu saja? Tanpa pemberitahuan dulu?  Tanpa ada kasak-kusuk mau menaikkan biaya penitipan? Bahkan paginya ketika saya menitipkan motor – penjaganya tidak bilang apa- apa. Malah menyalami saya sambil mengucapkan selamat Natal dan tahun baru.

Lantas? Seperti bapak di depan saya, saya juga tidak mungkin marah-marah atau komplain dengan keputusan sepihak itu. Sambil tertawa bapak itu menambah kekurangan sewa titipan sambil berkelakar. ” Wah … bakalan naik gaji dong. Hehehehe …” Penjaganya hanya tersenyum sambil menerima uang. Tidak menjawab apa-apa. Mungkin dia belum tahu – apakah kenaikan sewa motor itu akan berpengaruh pada gajinya atau tidak.

Jadi harusnya PT. KCJ  kalau mau naikin tarif, langsung aja. Toh kami pengguna KRL (atau juga pengguna jasa titipan motor) tidak punya pilihan lain. Kalau mau naik – naik aja !!!

One thought on “Kalau mau naik – naik aja!”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s